Dari Hobi Olahraga Mejadi Seorang Wartawan





Seorang pemuda yang lahir di jakarta pada tanggal 9 oktober 1990 dia adalah Silvanus Alvin. Dia adalah seorang Jurnalis yang merupakan lulusan S1 jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara(UMN). Pria yang tak pernah kenal lelah ini memulai karirnya sebagai jurnalis di salah satu lembaga pemberitaan yang cukup terkenal yaitu Kompas TV dan kemudian dia meneruskan karirnya setelah mendapatkan pengalaman magang ke detik.com selama 3-4 bulan kemudian berpindah lagi ke liputan6.com selama jenjang 2012-2016. Pada akhir karirnya dia memutuskan untuk Resign dari tempat dia bekerja selama bertahun-tahun untuk melanjutkan S2 nya di University of Leichester karena dia sangat menyukai olahraga dengan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang ditandatangi langsung oleh wakil presiden Republik Indonesia Jusuf Kala.


            Pria yang menyukai olahraga ini menjelaskan bahwa perbedaan media online dari setiap karir yang pernah dia pelajari, Diantaranya kompas.com lebih mengarah kepada angle yang berbeda dalam pemberitaan, kemudian detik.com yang dimana harus cepat dalam pemberitaan suatu diberita karena mengutamakan beritak yang paling update dengan cepat, dan yang terakhir adalah liputan6 yang dimana tidak berbeda dari kedua tempat dia bekerja sebelumnya hanya yang membedakan adalah penjelasanya yang lebih panjang dari pemberitaan yang lain.


            Pria yang menyukai kegiatan jurnalistik ini menempuh perjalanan karirnya dan melanjutkan S2 di universitas terkemuka didunia ini, dia memilih untuk menjadi seorang dosen. Yang dimana menurut dia pengalaman yang sudah diraih dan didapatkan olehnya ini ingin disampaikan kepada generasi muda yang ingin menjadi wartawan untuk mengajarkan kepada mereka bahwa menjadi seorang wartawan dan jurnalistik bukanlah pekerjaan yang buruk dan melelahkan melainkan kegiatan jurnalistik yang sangat menyenangkan serta pemngalaman hidup yang tidak akan terlupakan

            Menjadi wartawan merupakan sebuah pilihan dan panggilan alam baginya. Dimana karir dia sebagai wartawan merupakan pengalaman yang tak terlupakan baginya. Bagaimana tidak pada saat ingin meliput sebuah berita bahkan dia harus rela menunggu narasumber untuk diwawancara dengan rela tidur dengan berasalan 3 lembar koran yang membuat dia hal ini tidak akan terjadi jika dia bukanlah seorang wartawan. "Menjadi seorang wartawan bukanlah pekerjaan yang buruk, kalian bisa mendapatkan pengalaman yang tak terudga dan yang belum pernah kalian dapatkan dan juga lebih enaknya lagi kita bisa pergi berkeliling dunia untuk meliput berita secara gratis" Ucapnya.

Komentar